Bidadari surga vs Wanita dunia solehah

Sesungguhya orang – orang bertaqwa berada di tempat yang aman. Di dalam taman – taman dan mataair – mataair. Mereka memakai sutera halus dan sutera tebal, (duduk) berhadap-hadapan. Demikianlah.. dan Kami jodohkan mereka kepada bidadari bermata jeli.(Ad Dukhan 51-54)

Al Imam Ath Thabari meriwayatkan sebuah hadist dari Ummu Salamah, bahwa ia Radhiyallahu ‘Anha berkata, “Ya Rasulullah, jelaskanlah padamu firman Allah tentang bidadari-bidadari yang bermata jeli..”

Beliau menjawab, “Bidadari yang kulitnya bersih, matanya jeli dan lebar, rambutnya berkilau bak sayap burung Nasar.”

Aku (Ummu Salamah) berkata lagi, “Jelaskanlah padaku Ya Rasulallah, tentang firmanNya Laksana mutiara yang baik (Al Waqi’ah 23)..”

Beliau menjawab, “Kebeningan seperti kebeningan mutiara di kedalaman lautan, tak pernah tersentuh tangan manusia..”

Aku bertanya, “Ya Rasulullah, jelaskanlah kepadaku tentang firman Allah: Di dalam surg itu ada bidadari yang baik-baik lagi cantik-cantik (Ar Rahman 70)..”

Beliau menjawab, “Akhlaqnya baik dan wajahnya cantik jelita.”

Aku bertanya lagi, “Jelaskanlah padaku firman Allah: Seakan-akan mereka adalah telur (burung unta) yang tersimpan baik. (Ash Shaffat 49)..”

Beliau menjawab kelembutannya seperti kelembutan kulit yang ada bagian dalam telur dan terlindung dari kulit bagian luarnya, atau yang biasa disebut putih telur.”

Aku bertanya lagi, “Ya Rasulallah, jelaskan pada ku firman Allah (tentang wanita – wanita penghuni surga) : Penuh cinta lagi sebaya umurnya (Al Waqi’ah 37)..”

Beliau menjawab “Mereka adalah wanita-wanita yang meninggal dunia dalam usia lanjut dalam keadaan rabun dan beruban. Itulah yang dijadikan Allah tatkala mereka sudah tahu, lalu Allah menjadikan mereka sebagai wanita-wanita gadis, penuh cinta, bergairah, mengasihi dan umurnya sebaya.”

Aku bertanya, “Ya Rasulullah, manakah yang lebih utama, wanita dunia ataukah bidadari yang bermata jeli?”

Beliau menjawab, “Wanita-wanita dunia lebih utama daripada bidadari-bidadari seperti kelebihan apa yang nampak dari apa yang tidak terlihat.”

Aku bertanya, “Mengapa wanita-wanita dunia lebih utama daripada bidadari?”

Beliau menjawab, “karena shalat mereka, puasa dan ibadah mereka kepada Allah. Allah meletakan cahaya di wajah mereka, tubuh mereka adalah kain sutera, kulitnya putih bersih, pakaiannya berwarna hijau, perhiasannya kekuningan, sanggulnya mutiara, dan sisirnya terbuat dari emas. Mereka berkata, “kami hidup abadi dan tidak mati. Kami lemah lembut dan tidak jahat sama sekali. Kami selalu mendampingi dan tidak beranjak sama sekali. Kami ridha dan tak pernah bersungut-sungut sama sekali. Berbahagialah orang yang memiliki kami dan kami memilikinya.”

… Wahai Ummu Salamah, akhlaq yang baik itu akan pergi membawa dua kebaikan, dunia dan akhirat.”

— Kutipan buku Nikmatnya Pacaran setelah pernikahan (Bab 6 Menahan Transaksiku dengan Ar-Rahman) : Salim A Fillah

About ranselbutut

Si Ransel Butut punya Mie, cw manis sedikit gila yg dooyan jalan - jalan ^^ Si Ransel Isi nyaa lengkap : * 'Cam Dic', brtugas capture gambar perjalanan * 'Note Perjalanan' , Summary dari Perjalanan - Info akomodasi dll * 'Buku Saku', suutt..its all about in Mie Minds Enjoy ransel butut day life..
This entry was posted in Book, insyaf and tagged , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s